Sepertiga Malam Terakhir

Dalam postingan kali ini saya menyajikan sebuah kisah mengenai hubungan yang tidak baik di antara pemimpin dan rakyatnya. Bagaimana akhir dari  kisah hubungan yang tidak baik ini ? Ikutilah kisah selengkanya berikut ini. At-Tanukhi, “Seorang menteri di Baghdad telah berlaku dzolim terhadap kekayaan seorang wanita tua (rakyatnya). Hartanya dirampas dan semua hak wanita itu dirampok. Tapi wanita itu dengan berani datang menghadap kepada sang menteri dan mengadukan segala kedzliman menteri tersebut sambil menangis dan memprotes kekejamannya. Sang menteri sama sekali tak bergeming dan tak menyadari kekejamannya terhadap si wanita itu.  Wanita itu kemudian mengancam,

‘Jika engkau tidak juga menyadari akan kekejamanmu, aku akan memohon kepada Allah agar engkau celaka.’ Menteri itu malah tertawa terkekeh-kekeh dan mengejek wanita itu seraya berkata dengan angkuh, ‘Berdolah di sepertiga akhir malam,’ Wanita itu pun pergi meninggalkannya. Setiap hari, pada sepertiga malam terakhir, ia selalu berdoa.  Tak berapa lama kemudian, menteri itu ditangkap dan diadili, dan seluruh hartanya disita. Ia diikat di tengah pasar dan dicambuk sebagai hukuman ta’zir atas kejahatannya kepada rakyat. Pada saat itu, wanita tua lewat, dan melihat siapa yang diikat. Katanya, ‘Engkau benar. Engkau telah menganjurkan aku untuk berdoa kepada Allah di sepertiga akhir malam, dan terbukti sepertiga akhir malam itu, memang waktu paling baik’.”

Sepertiga akhir malam itu sangat mahal dalam kehidupan kita, sangat berharga. Sebab saat itulah Rabb Yang Maha Mulia berfirman: “Adakah seseorang hamba yang meminta (kepada-KU), maka aka Aku berikan apa yang dia minta. Adakah seorang hamba yang meminta ampun (kepada-KU), sehingga Aku mengampuni dia, dan adakah seorang hamba yang berdoa (kepada-Ku) lalu Aku kabulkan doanya?”

Sahabat, demikian kisah singkat yang bisa saya sajikan pada postingan kali ini. Anda bisa mengambil kesimpulannya sendiri dari cerita ini dan mengambil ibrah dari padanya, semoga bermanfaat.

Iklan

3 comments

Ukir jejak sahabat di sini

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s