Jangan Habiskan Energi Untuk Mengejar Kehidupan Dunia

Kehidupan ini tidak pernah sepi dari kesulitan. Selalu ada bencana baru yang menjadikan kita tertekan, yang mengakibatkan naiknya tekanan darah memikirkan semuanya. Mungkin bencana itu berupa naiknya harga-harga kebutuhan primer kita, atau banjir dan kemarau panjang yang mengakibatkan seluruh tanaman kita gagal panen, atau kebakaran yang menghanguskan seluruh harta dan tempat tinggal kita. Semua itu, jika selalu menjadi fokus perhatian dalam kehidupan kita maka selamanya kita akan tersiksa.

Dunia tidak akan pernah berhenti menghadirkan cobaannya. Maka janganlah kita terlalu menanggung beban dunia di atas pundak kita. Biarkan saja dunia ini menanggung beban segala sesuatu yang telah dan atau yang akan terjadi.

Jika kita selalu berpegang teguh kepada prinsip dan senantiasa berada di jalan yang benar, kita tidak akan tergoyahkan oleh kesulitan. Justru sebaliknya, kesulitan akan membantu kita memperkuat ketetapan hati dan keyakinan kita. Namun jika kita berhati lemah, dan selalu pesimis karena dunia yang kita kejar kelihatannya semakin jauh, maka menghadapi kesulitan adalah masalah yang akan menambah rasa takut kita sendiri.

Di saat malapetaka tiba, tidak ada yang lebih bermanfaat bagi diri kita selain memiliki hati yang berani dan jiwa yang penuh dengan kepuasan (qana’ah). Orang yang memilki hati yang berani dan jiwa yang qana’ah, berarti ia memilki dirinya sendiri. Ia memiliki keyakinan yang kuat dan dan sel-sel saraf yang tenang. Sementara, orang yang hatinya pengecut dan jiwa yang tidak pernah puas akan anugerah Allah, ia akan berkali-kali membunuh dirinya sendiri dengan kekhawatiran dan firasat malapetaka yang akan tiba.

Karenanya, jika kita meninginkan hidup yang stabil di dunia dan mengharapkan keberuntungan dari kesulitan, kita harus berani menghadapi segala situasi dengan penuh keberanian dan ketabahan. Tidak menjadikan fokus utama kehidupan kita untuk mengejar dunia sebanyak-banyaknya.

Kita harus bersikap tegas terhadap kondisi lingkungan dan dengan berani menghadapi segala angin malapetaka. Orang yang terlalu rakus dengan dunia ia tidak akan mendapatkan kasih sayang dari Allah atas setiap bencana yang menimpanya. Allah berfirman, “Dan sesungguhnya kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba pada kehidupan (dunia).” (QS.Al Baqarah :96)

Sebaliknya, bagi mereka yang tegar, merasa cukup dengan karunia Allah kepadanya, mereka akan mendapatkan pertolongan dari Allah dan dilimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya. “Lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan atas mereka.” (QS.Al Fath; 18)

https://twitter.com/MTLovenHoney/status/471444482332712960

Terima kasih atas kunjungan Anda dan jika berkenan tinggalkanlah jejak Anda di forum komentar
di bawah ini. Bisa juga di halaman about atau di guest book.

Iklan

Ukir jejak sahabat di sini

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s